
Roni Maulana Arsy
“Membagikan kisah hidup dan karya jurnalistik dengan sentuhan hangat yang inspiratif.”
Karya
Beberapa karya yang telah dipublikasikan di berbagai media antara lain:
Kenapa Memilih Media Lokal? Ini Untungnya yang Tak Bisa Didapat Media Nasional
Tugas Berat Garda Terdepan Pengawal PPDB, Jelang Tahun Politik
Relokasi Ditolak, Pengusaha Diperas, dan Pembangunan Terganjal: Saatnya Masyarakat Pahami Tujuan Besarnya
Lagu Bayar Bayar Bayar sebagai Kritik Konstruktif untuk Kepolisian
124 Tahun Pegadaian: Inovasi Keuangan yang Mengemaskan Perjalanan Indonesia


Karya dan Inisiatif yang Sedang Dijalankan
Beragam inisiatif yang sedang saya jalankan saat ini berorientasi pada upaya mencerdaskan masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Melalui kegiatan di bidang jurnalistik, komunikasi publik, dan pengembangan media, saya berkomitmen menghadirkan informasi yang mencerahkan serta membangun kesadaran kritis di tengah masyarakat. Setiap langkah yang diambil diarahkan untuk menumbuhkan semangat literasi, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai fondasi bagi kemajuan bangsa.
Beberapa inisiatif yang tengah berjalan:
Program Literasi Media untuk Sekolah dan Komunitas
Upaya edukasi publik untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memahami, memilah, dan memanfaatkan informasi secara bijak di era digital.Pengembangan Portal Informasi Daerah Berbasis Edukasi Publik
Platform berita dan analisis yang menyoroti isu-isu lokal dengan pendekatan edukatif, agar masyarakat memahami konteks sosial dan kebijakan secara lebih luas.Riset Sosial tentang Peran Jurnalisme dalam Membangun Kesadaran Kolektif
Kajian independen yang mengulas bagaimana media lokal dapat memperkuat solidaritas sosial, tanggung jawab publik, dan partisipasi warga dalam pembangunan.


Inspirasi Hidup
Setiap perjalanan hidup membawa pelajaran, dan bagi saya, jurnalisme adalah jalan untuk memahami manusia serta kehidupan itu sendiri. Dari ruang redaksi hingga lapangan, dari suara masyarakat kecil hingga kebijakan publik, saya belajar bahwa kekuatan kata dapat menyalakan harapan, menggerakkan perubahan, dan mempertemukan berbagai pandangan dalam satu ruang kemanusiaan.
Saya percaya, tugas seorang jurnalis bukan hanya melaporkan peristiwa, tetapi juga menjaga nurani publik agar tetap hidup. Nilai kejujuran, empati, dan rasa ingin tahu menjadi landasan setiap langkah saya dalam menulis dan berkarya. Karena pada akhirnya, menulis bukan sekadar mencatat fakta melainkan cara untuk berkontribusi bagi kehidupan yang lebih baik dan beradab.
Tulisan-tulisan tersebut menunjukkan kepedulian terhadap fungsi jurnalisme sebagai alat refleksi sosial dan pendidikan publik. Dengan pendekatan yang tenang dan rasional, ia terus menulis untuk memperkuat nilai-nilai transparansi, keadilan, dan tanggung jawab sosial di ruang publik.
